Harga AHU custom menjadi salah satu hal yang perlu dipertimbangkan ketika merencanakan sistem HVAC untuk gedung komersial, rumah sakit, industri farmasi, maupun fasilitas produksi.
Berbeda dengan AHU standar, Air Handling Unit custom dibuat berdasarkan kebutuhan teknis dan kondisi operasional setiap proyek. Spesifikasi seperti kapasitas pendinginan, airflow, jenis filter, material casing, hingga konfigurasi cooling coil dapat memengaruhi biaya pembuatannya.
Lalu, berapa harga AHU custom di Indonesia? Apa saja faktor yang menentukan harganya, dan bagaimana cara memilih AHU yang sesuai dengan kebutuhan proyek? Simak penjelasannya berikut ini.
Berapa Harga AHU Custom?
Harga AHU custom tidak memiliki satu angka yang berlaku untuk semua kebutuhan. Biayanya bergantung pada spesifikasi unit, kapasitas, material, komponen, serta kebutuhan instalasi.
Sebagai gambaran, AHU untuk gedung perkantoran tentu dapat memiliki spesifikasi yang berbeda dengan AHU untuk ruang operasi rumah sakit atau clean room industri farmasi. Beberapa faktor utama yang menentukan harga AHU custom meliputi:
- Kapasitas airflow dan cooling capacity.
- Dimensi dan konfigurasi unit.
- Material casing AHU.
- Jenis dan spesifikasi cooling coil.
- Jenis fan dan motor.
- Tingkat filtrasi udara.
- Sistem kontrol dan instrumentasi.
- Kebutuhan fabrikasi khusus.
- Pengiriman dan instalasi.
Karena itu, untuk mendapatkan penawaran yang sesuai, sebaiknya tentukan kebutuhan teknis AHU terlebih dahulu.
1. Kapasitas Airflow AHU
Airflow merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan spesifikasi dan harga AHU. Airflow menunjukkan volume udara yang dialirkan oleh AHU dalam satuan waktu. Beberapa satuan yang umum digunakan adalah:
- CFM (Cubic Feet per Minute).
- CMH (Cubic Meter per Hour).
- L/s (Liter per Second).
Semakin besar kebutuhan airflow, semakin besar pula kebutuhan kapasitas fan dan dimensi sejumlah komponen AHU. Namun, harga tidak selalu meningkat secara linear terhadap airflow karena desain, konfigurasi, dan pemilihan komponen juga berpengaruh.
Tips: Jangan menentukan kapasitas AHU hanya berdasarkan luas ruangan. Pertimbangkan juga beban pendinginan, jumlah penghuni, kebutuhan udara luar, kondisi lingkungan, serta persyaratan aplikasi.
Baca juga: Mengenal Air Flow, CFM, dan CMH dalam Sistem HVAC
2. Cooling Capacity AHU
Cooling capacity adalah kemampuan sistem untuk menyerap panas dari udara yang melewati cooling coil. Kebutuhan kapasitas pendinginan dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti:
- Luas dan fungsi ruangan.
- Beban panas dari peralatan.
- Jumlah penghuni.
- Temperatur dan kelembapan udara luar.
- Target temperatur ruangan.
- Kebutuhan udara segar.
- Kondisi operasi fasilitas.
Dalam sistem chilled water, cooling coil menggunakan air dingin sebagai media pendingin. Sementara itu, pada sistem DX (Direct Expansion), refrigeran digunakan untuk menyerap panas dari udara.
Spesifikasi cooling coil dapat memengaruhi biaya AHU, termasuk material tube dan fin, jumlah row, luas permukaan perpindahan panas, serta konfigurasi sirkuit.
3. Material Casing AHU
Casing merupakan bagian luar yang melindungi komponen internal AHU. Material casing perlu dipilih berdasarkan lingkungan operasi, kebutuhan kebersihan, dan persyaratan proyek. Beberapa pilihan material yang umum digunakan meliputi:
| Material | Pertimbangan Penggunaan |
|---|---|
| Galvanized steel | Umum digunakan untuk berbagai aplikasi HVAC |
| Aluminium | Dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan bobot dan ketahanan material |
| Stainless steel | Dapat dipilih untuk lingkungan dengan persyaratan kebersihan atau ketahanan korosi tertentu |
| Double skin panel | Memiliki konstruksi berlapis dengan insulasi di bagian tengah |
Harga casing dipengaruhi oleh ketebalan material, dimensi unit, jenis insulasi, konstruksi panel, serta kebutuhan fabrikasi. Untuk aplikasi industri atau fasilitas dengan persyaratan kebersihan tertentu, pemilihan casing perlu disesuaikan dengan spesifikasi teknis proyek.
4. Jenis dan Spesifikasi Cooling Coil
Cooling coil merupakan salah satu komponen utama yang menentukan performa pendinginan AHU. Komponen ini memiliki fungsi memindahkan panas dari udara ke media pendingin. Beberapa spesifikasi yang dapat memengaruhi biaya cooling coil antara lain:
- Material tube.
- Material fin.
- Diameter tube.
- Jumlah row.
- Fin spacing.
- Jenis coating.
- Dimensi coil.
- Cooling capacity.
- Pressure drop udara dan media pendingin.
Sebagai contoh, kebutuhan cooling coil untuk AHU gedung perkantoran dapat berbeda dari kebutuhan coil pada fasilitas industri dengan lingkungan yang lebih korosif.
Pilihan seperti hydrophilic coating, epoxy coating, atau protective coating lainnya juga perlu dipertimbangkan berdasarkan kondisi operasional dan kompatibilitas material.
Karena itu, pemilihan cooling coil sebaiknya tidak hanya berfokus pada harga, tetapi juga mempertimbangkan performa termal, ketahanan, dan kemudahan perawatan.
5. Jenis Fan dan Motor
Fan berfungsi mengalirkan udara melalui filter, cooling coil, dan komponen lain di dalam AHU. Pemilihan fan dan motor dipengaruhi oleh:
- Kebutuhan airflow.
- Total static pressure.
- Efisiensi fan.
- Jenis penggerak.
- Kebutuhan pengaturan kecepatan.
- Kondisi lingkungan.
- Kebutuhan operasional.
Fan dengan spesifikasi yang lebih tinggi atau sistem kontrol kecepatan tertentu dapat memengaruhi harga keseluruhan AHU. Selain itu, pemilihan fan harus mempertimbangkan pressure drop dari filter, coil, damper, dan jaringan ducting.
6. Jenis Filter AHU
Filter digunakan untuk menyaring partikel dari udara yang melewati AHU. Spesifikasi filter bergantung pada kualitas udara yang dibutuhkan oleh fasilitas.
| Jenis Filter | Contoh Pertimbangan |
|---|---|
| Pre-filter | Menangkap partikel yang lebih besar pada tahap awal |
| Fine filter | Digunakan untuk kebutuhan filtrasi yang lebih tinggi |
| Bag filter | Memiliki media berbentuk kantong untuk aplikasi tertentu |
| HEPA filter | Digunakan pada aplikasi yang memerlukan filtrasi partikulat berefisiensi tinggi |
AHU yang digunakan pada gedung komersial dapat memiliki konfigurasi filtrasi yang berbeda dari AHU untuk rumah sakit, industri farmasi, atau clean room. Semakin khusus persyaratan filtrasi dan konstruksi pemasangannya, semakin besar kemungkinan biaya AHU ikut berubah.
Namun, penggunaan filter tertentu harus ditentukan berdasarkan kebutuhan desain, bukan sekadar memilih spesifikasi tertinggi.
7. Single Skin atau Double Skin AHU
Konstruksi casing juga dapat memengaruhi harga AHU custom. Single skin AHU menggunakan konstruksi panel satu lapis, sedangkan double skin AHU menggunakan dua lapisan panel dengan material insulasi di antaranya.
Pemilihan konstruksi bergantung pada kebutuhan termal, kondisi lingkungan, persyaratan kebersihan, serta spesifikasi proyek. Double skin dapat menjadi pilihan untuk aplikasi yang membutuhkan konstruksi panel berinsulasi, tetapi kesesuaiannya tetap perlu dievaluasi berdasarkan kebutuhan teknis.
Baca juga: Kenali Perbedaan Single Skin dan Double Skin AHU
8. Sistem Kontrol dan Instrumentasi
AHU dapat dilengkapi sistem kontrol dengan tingkat kompleksitas yang berbeda. Beberapa komponen kontrol yang mungkin digunakan meliputi:
- Temperature sensor.
- Humidity sensor.
- Differential pressure sensor.
- Variable Frequency Drive (VFD).
- Actuator damper.
- Controller.
- Sistem monitoring dan integrasi Building Management System (BMS).
AHU dengan kebutuhan kontrol temperatur, kelembapan, tekanan, dan airflow yang lebih kompleks dapat memerlukan komponen serta pekerjaan integrasi tambahan. Oleh karena itu, kebutuhan sistem kontrol sebaiknya dijelaskan sejak tahap permintaan penawaran.
Perbedaan Harga AHU Custom Berdasarkan Aplikasi
Setiap fasilitas memiliki kebutuhan HVAC yang berbeda. Berikut beberapa contoh faktor yang perlu dipertimbangkan.
AHU untuk Gedung Perkantoran
AHU untuk gedung perkantoran umumnya dirancang berdasarkan kebutuhan kenyamanan termal, kualitas udara, airflow, dan efisiensi operasional. Spesifikasi ditentukan berdasarkan beban pendinginan, kondisi ruangan, dan desain sistem HVAC.
AHU untuk Rumah Sakit
AHU rumah sakit dapat memerlukan konfigurasi khusus sesuai fungsi ruang. Untuk ruang operasi, ICU, atau ruang isolasi, perencanaan perlu mempertimbangkan kebutuhan filtrasi, airflow, tekanan ruang, dan pengendalian kontaminasi sesuai persyaratan fasilitas.
AHU untuk Industri Farmasi
AHU industri farmasi dapat memerlukan pengendalian temperatur, kelembapan, kebersihan udara, serta tekanan diferensial. Kebutuhan tersebut bergantung pada proses produksi dan klasifikasi ruang yang direncanakan.
AHU untuk Clean Room
AHU clean room dirancang berdasarkan kebutuhan pengendalian partikulat dan kondisi lingkungan ruang. Konfigurasi filter, airflow, tekanan, dan sistem kontrol perlu ditentukan sesuai kebutuhan fasilitas.
Contoh Informasi untuk Menghitung Kebutuhan Harga AHU Custom
Untuk memperoleh penawaran yang lebih akurat, siapkan informasi teknis berikut.
| Parameter | Informasi yang Dibutuhkan |
|---|---|
| Aplikasi | Perkantoran, industri, rumah sakit, farmasi, atau clean room |
| Airflow | CFM atau CMH |
| Cooling capacity | kW, TR, atau satuan lain yang relevan |
| Media pendingin | Chilled water atau DX |
| Temperatur udara | Kondisi masuk dan keluar yang dibutuhkan |
| Casing | Single skin atau double skin |
| Material casing | Galvanized steel, aluminium, stainless steel, atau spesifikasi lain |
| Filter | Jenis dan tingkat filtrasi |
| Fan dan motor | Spesifikasi sesuai kebutuhan sistem |
| Kontrol | Kontrol standar atau integrasi BMS |
| Jumlah unit | Total AHU yang dibutuhkan |
| Instalasi | Unit saja atau termasuk pekerjaan instalasi |
Jika belum memiliki seluruh data tersebut, Anda tetap dapat memulai konsultasi dengan menjelaskan aplikasi, lokasi proyek, luas ruangan, dan kebutuhan dasar sistem HVAC. Spesifikasi selanjutnya dapat dievaluasi bersama tim teknis.
Cara Mendapatkan Harga AHU Custom yang Sesuai Anggaran
Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan sebelum meminta penawaran.
1. Tentukan Kebutuhan Utama
Identifikasi fungsi AHU dan kondisi yang ingin dicapai. Apakah unit digunakan untuk gedung perkantoran, proses industri, ruang produksi, atau clean room? Jawaban tersebut membantu menentukan kebutuhan desain awal.
2. Siapkan Data Teknis
Jika tersedia, siapkan airflow, cooling capacity, temperatur desain, spesifikasi filter, dan jenis media pendingin. Data yang lebih lengkap akan membantu proses evaluasi teknis.
3. Tentukan Komponen yang Dibutuhkan
Diskusikan kebutuhan fan, motor, cooling coil, casing, filter, dan sistem kontrol. Hindari menambahkan spesifikasi yang tidak diperlukan, tetapi jangan mengurangi komponen penting yang menjadi persyaratan sistem.
4. Bandingkan Spesifikasi Penawaran
Saat membandingkan beberapa penawaran, pastikan spesifikasi yang digunakan benar-benar sebanding. Perhatikan kapasitas, material, komponen, garansi, ruang lingkup pekerjaan, dan layanan purnajual. Harga yang lebih rendah belum tentu memberikan nilai terbaik jika spesifikasi atau ruang lingkupnya berbeda.
5. Pertimbangkan Biaya Operasional
Selain harga pembelian, pertimbangkan juga biaya listrik, perawatan, penggantian filter, serta ketersediaan suku cadang. AHU yang dirancang dengan tepat dapat membantu menjaga performa sistem selama masa operasionalnya.
Mengapa Memilih AHU Custom?
AHU custom memberikan fleksibilitas untuk menyesuaikan unit dengan kebutuhan proyek. Beberapa keuntungannya antara lain:
- Dimensi unit dapat disesuaikan dengan ruang yang tersedia.
- Spesifikasi cooling coil dapat dirancang sesuai kebutuhan.
- Konfigurasi filter dapat disesuaikan dengan aplikasi.
- Material casing dapat dipilih berdasarkan kondisi lingkungan.
- Kapasitas airflow dan pendinginan dapat direncanakan sesuai kebutuhan.
- Konfigurasi komponen dapat disesuaikan dengan desain sistem HVAC.
Meskipun demikian, desain custom tetap memerlukan perhitungan dan evaluasi teknis agar unit yang dibuat sesuai dengan kebutuhan operasional.
Pesan AHU Custom di Central Coolindo
PT Central Coolindo Lestari menyediakan solusi produk HVAC untuk kebutuhan industri dan berbagai aplikasi tata udara, termasuk kebutuhan Air Handling Unit custom. Dalam perencanaan AHU, spesifikasi seperti airflow, cooling capacity, konfigurasi cooling coil, material casing, dan jenis filter perlu disesuaikan dengan kebutuhan setiap proyek.
Selain AHU, Central Coolindo juga bergerak di bidang manufaktur komponen HVAC, termasuk cooling coil dan heat exchanger. Jika Anda sedang merencanakan pengadaan AHU untuk gedung komersial, industri, rumah sakit, atau fasilitas lainnya, konsultasikan kebutuhan teknis proyek terlebih dahulu agar spesifikasi dan penawaran dapat disesuaikan.
Kesimpulan
Harga AHU custom ditentukan oleh berbagai faktor, mulai dari kapasitas airflow dan cooling capacity hingga material casing, cooling coil, fan, filter, serta sistem kontrol.
Kebutuhan AHU untuk gedung perkantoran tentu berbeda dengan kebutuhan fasilitas rumah sakit, industri farmasi, atau clean room. Karena itu, cara terbaik untuk memperoleh harga yang sesuai adalah menyiapkan data teknis proyek dan meminta penawaran berdasarkan spesifikasi yang jelas.
Dengan perencanaan yang tepat, Anda dapat memilih Air Handling Unit custom yang sesuai kebutuhan, memenuhi persyaratan teknis, dan mempertimbangkan biaya operasional jangka panjang.




















